Jakarta (cvtogel daftar) – Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha menyelenggarakan. Sannipata Nusantara 2025, yang merupakan bagian penting dari rangkaian Vesākha Sānanda 2569 BE/Tahun 2025.
Supriyadi, Dirjen Bimas Buddha, menjelaskan bahwa Sannipata memiliki makna dan peran strategis bagi umat Buddha untuk menerapkan nilai-nilai Dhamma secara nyata, serta menjadi momen yang mendorong kontribusi kepada bangsa.
“Sannipata yang berarti berkumpul, pertemuan, atau himpunan. Dalam konteks agama, Sannipata adalah saat bagi umat Buddha untuk bersama secara spiritual. Ini bukan hanya acara seremonial, tetapi juga memiliki tujuan untuk membangun konsolidasi dan pelatihan secara kolektif,” kata Supriyadi di Jakarta pada hari Senin.
Ia menambahkan bahwa Sannipata Nusantara juga menjadi kesempatan penting untuk memperkuat pemahaman tentang ajaran Buddha secara konseptual.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membangun rasa persaudaraan antartradisi dan mendorong umat untuk aktif dalam kehidupan sosial dan menciptakan lingkungan masyarakat, bangsa, dan negara yang harmonis.
“Diharapkan melalui Sannipata Nusantara, umat Buddha dapat berkontribusi lebih dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama, serta kerukunan antarumat beragama di Indonesia,” ungkap Supriyadi.
Dengan tema “Melangkah Maju untuk Indonesia Harmoni”, Sannipata Nusantara 2025 menjadi tempat dialog yang terbuka, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kontribusi umat Buddha dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis dalam berbangsa dan bernegara.
Supriyadi juga mengungkapkan bahwa pada bidang pendidikan tinggi, tahun ini Ditjen Bimas Buddha mendukung dua proyek strategis, yaitu Gedung Layanan Informasi Pendidikan di STAB Negeri Sriwijaya Tangerang dan Gedung Fakultas Keagamaan beserta Laboratorium di STAB Negeri Raden Wijaya Wonogiri.
“Ini merupakan bukti nyata komitmen negara terhadap pendidikan Buddhis yang berkualitas dan inklusif,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Bimas Buddha sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta mendukung Rencana Strategis Ditjen Bimas Buddha, yang fokus pada penguatan moderasi beragama dan kontribusi umat dalam pembangunan nasional.
“Sannipata Nusantara kali ini diikuti oleh ratusan umat dan pemuka agama Buddha. Kegiatan ini adalah tempat untuk menumbuhkan spiritualitas dan solidaritas antartradisi. Umat Buddha siap menjadi bagian dari solusi bagi bangsa,” tuturnya.
Supriyadi menjelaskan bahwa dalam rangka Vesākha Sānanda 2569 BE/Tahun 2025, selama sebulan penuh, umat Buddha merayakan Waisak dengan berbagai praktik Dhamma, seperti pembacaan Paritta, penanaman pohon, donor darah, pengobatan gratis, hingga kegiatan bakti sosial di taman makam pahlawan.