Jakarta (cvtogel) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tidak akan pernah dapat ditaklukkan. Ia percaya bahwa rakyat Indonesia akan bertarung habis-habisan. Untuk mempertahankan setiap wilayah tanah airnya, lebih memilih untuk mati daripada dijajah oleh bangsa lain.
Presiden menjelaskan bahwa pertahanan defensif yang diterapkan untuk melindungi kedaulatan dan keutuhan NKRI tidak hanya berada di perbatasan atau daerah rawan, tetapi juga tersebar di seluruh wilayah, hingga ke kampung-kampung, dukuh-dukuh, desa-desa, lembah, dan pegunungan.
“Kita memiliki pandangan bahwa pertahanan bersifat defensif. Ada yang berpendapat bahwa dalam berperang, aspek defensif tidak dapat memenangkan pertarungan. Pandangan ini salah. Dengan mempertahankan bangsa kita, kita akan melindungi setiap kampung, dukuh, lembah, gunung, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan setiap jengkal tanah. Seluruh bangsa Indonesia akan bersatu untuk mempertahankan, sehingga kita tidak akan dapat ditaklukkan, dan kami lebih memilih mati daripada dijajah lagi,” ucap Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus TNI Angkatan Darat, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada hari Minggu.
Selanjutnya, Presiden memberikan pujian kepada berbagai tokoh, termasuk para pejabat sipil yang hadir dalam acara dengan mengenakan baju loreng TNI lengkap dengan baretnya. Baginya, pilihan attire tersebut merupakan pertanda bahwa mereka telah menyatakan diri sebagai bagian dari sistem pertahanan keamanan rakyat seluruhnya (sishankamrata).
“Di belakang saya, terdapat banyak tokoh yang mengenakan seragam. Mereka menggunakan seragam sebagai simbol keterlibatan mereka. Mereka ingin berjuang bersama seluruh rakyat Indonesia, karena bangsa kita memiliki pertahanan yang kita sebut pertahanan rakyat semesta,” jelas Presiden.
Di belakang Mimbar Kehormatan, tempat Presiden memberikan sambutannya hari ini, banyak menteri dari Kabinet Merah Putih hadir dengan pakaian loreng dan baretnya, termasuk Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.
Dalam Upacara Kehormatan Militer di Batujajar hari ini, Presiden Prabowo mengukuhkan Wakil Panglima Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi, Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat Marsekal Madya TNI Deny Muis, dan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional TNI AU Marsekal Madya TNI Andyawan Martono Putra.
Presiden Prabowo juga melantik enam panglima kodam baru, yaitu Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Zainul Arifin sebagai Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan sebagai Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo sebagai Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Arief Gajah Mada sebagai Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, dan Mayjen TNI Lucky Avianto sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora.
Di Mimbar Kehormatan, Presiden juga meresmikan sejumlah organisasi baru di tiga matra TNI.
Dengan menyebut bismillahirrahmannirrahim, pada pagi ini yang jatuh pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi meluncurkan enam Komando Daerah Militer, 14 Komando Daerah Angkatan Laut, tiga Komando Daerah Angkatan Udara, satu Komando Operasi Udara, enam grup Komando Pasukan Khusus, 20 Brigade Teritorial Pembangunan, satu Brigade Infanteri Marinir, satu Resimen Korps Pasukan Gerak Cepat, 100 Batalyon Teritorial Pembangunan, lima Batalyon Infanteri Marinir, dan lima Batalyon Komando Korps Pasukan Gerak Cepat,” ujar Presiden Prabowo, sebelum menekan tombol sirene.